Minggu, 09 Desember 2007

Refleksi Th 2007


Tahun ini adalah tahun yang berat bagiku karena di tahun ini aku banyak mengalami ujian ataupun musibah. Entah itu dalam urusan pekerjaan, bisnis, keluarga, relationship, ataupun perjodohan. Hingga membuat nafas ini terasa berat rasanya. Kekecewaan, dendam, amarah, kebencian menyelimuti diriku. Sehingga dalam menjalani aktifitas, aku banyak mengalami kekacauan karena aku tak bisa fokus. Hal ini kadang menimbulkan perasaan bersalah, menyalahkan diri sendiri yang mengakibatkan aku jadi semakin terperosok menjadi frustasi. Perasaan ini membuatku kadang ingin mengasingkan diri, ingin menyendiri, tidak ingin bergaul dengan orang, murung, dan inginnya hanya makan dan tiduuuu...uuurrrr terus. Fikiran-fikiran negatif mulai bermunculan.....
AKU STRESSSSSSS.....

Sahabat, please help me !
Ya Allah, tolonglah hambamu ini !

Tak sengaja aku membaca blog milil teman, Hatta, berikut kutipannya :


Kita Tidak Sendiri

"KITA TIDAK SENDIRI". Sebuah tagline blog milik salah satu member di TDA Joglo. Beliau ini masih muda, enerjik, dan full semangat. Kalo ngobrol dengan beliau jarum jam gak akan terasa. Celotehannya dan gaya bicaranya yang full sanguinis sungguh mengasyikkan. Hehehe... Mas Sanguinis Wibisono, eh Mas sangaji Wibisono-lah dia orangnya. Blognya ada di sini.

Bukannya pengen ngrasani Mas Aji ini. Tapi saya ingin membahas taglinenya itu tadi, karena ketika pertamakali tagline itu dilaunching (halahhhh....), soul-nya amat kena buat saya..

Yup..! Betul bahwa kita tidak sendiri. Apalagi kalo anda sudah full totalitas dalam sebuah komunitas atau dalam satu kelompok mastermind hal itu amat terasa. Kok bisa?

Dulu, saat saya "masih sendiri", maksudnya tidak ikut dalam komunitas ataupun kelompok mastermind, semuanya serba dipikir sendiri. Ada problem berat dan masalah yang sedang menghantam bisnis semuanya serba dipikirkan sendiri, dan dicarikan solusinya sendiri pula.

Namanya juga dipikir sendiri, dibahas sendiri, dan semuanya sendiri, sudah barang tentu hasilnya tidak akan maksimal. Karena setiap manusia sudah pasti memiliki keterbatasan, terutama dalam berpikir.

Lain halnya jika anda ada dan aktif dalam kelompok mastermind atau aktif dalam suatu komunitas (apapun itu, bukan hanya di TDA Joglo saja). Taglinenya Mas Aji itu akan bener2 terasa.

Saat kita jatuh, saat kita sedih, saat kita bingung, saat kita ngedrop disana akan ada sahabat yang siap menggandeng kita untuk bangkit kembali. Menyetel ulang semangat kita. Mengingatkan kita untuk tetap istiqomah meraih dreams yang kita inginkan.

Tidak itu saja, dari situ pula kita bisa berbagi kisah. Dan akan terasa bahwa dua otak itu lebih baik dari satu otak. Tiga otak lebih baik dari dua otak. Dan begitu seterusnya. Dan di kelompok mastermind-pun dengan lima/enam otak yang ada sudah cukup membuat kita tidak sendiri...

Kesimpulannya, janganlah anda ragu2 untuk bergabung dalam sebuah komunitas. Janganlah ragu2 bertotalitas disana. Begitu juga dalam kelompok mastermind..

Tak jarang saya menemukan sebuah prospek baru, strategi "perang" baru, membuka networking baru, ada peluang kolaborasi bisnis baru, dan lain sebagainya..

Apalagi kalo tagline-nya Mas Aji ini digabungkan dengan taglinenya Pak Bams yang "MEMBERI DAN MELAYANI". Hasilnya sungguh dahsyat......

Trims buat dua tagline itu. Dari sana saya bisa belajar banyak tentang "2M" dan saya merasa bahwa memang saya tidak sendiri... Saya memiliki teman2 yang siap membantu untuk dalam segala hal...

Sekali lagi.. "KITA TIDAK SENDIRI DALAM MEMBERI DAN MELAYANI" (Halahhhh.....jadi tagline baru...) Hehehe....

Hatta

Tidak ada komentar: