Jumat, 14 Agustus 2009
Hidup untuk menyelesaikan masalah !
Sebenarnya kalau difikir lagi ...dulu ketika masih SD untuk naik ke kelas yang lebih tinggi ataupun untuk lulus harus ikut ujian, nah ketika ujian maka soal-soal yang ada harus di kerjakan dengan baik. Ada batas minimal yang harus dicapai. Jika tidak tercapai maka tidak lulus/ harus mengulang. Bahkan ketika di sebuah perkebunan, dalam 100 pohon yang ditanam misalkan ada 10 pohon yang tidak menghasilkan maka pohon tersebut akan ditebang / diganti dengan yang lain. Nah, bukankah hidup juga demikian. Jika kita tidak produktif , tidak menhasilkan apa-apa maka kitapun layak.....? ( bukan ditebang lho :)) )
Sabtu, 08 Agustus 2009
Senin, 15 Desember 2008
Komitmen pd 7n ...org cacat
Pelan-pelan Bob mulai membuka matanya kembali. Saat itulah matanya melihat garis finish yang sudah dekat. Semangat mulai membara kembali di dalam dirinya. Dan tanpa sarung tangan Bob melompat-lompat kedepan.
"Ya, ayo Bob? satu lompatan lagi, Bob. Capailah apa yang kamu inginkan Bob !" teriak ayahnya yang terus berlari mendampinginya. Dan satu lompatan terakhir dari Bob membuat tubuhnya melampaui garis finish. Saat itu meledaklah gemuruh dari para penonton yang berada di tempat itu. Bob bukan saja telah menyelesaikan perlombaan itu. Bob bahkan tercatat di Guiness Book of Record sebagai satu satunya orang cacat yang berhasil menyelesaikan lari marathon. ( perlu waktu 5 hari untuk mancapai garis finish )
Beberapa saat kemudian, ketika ada puluhan wartawan yang menemuinya. Bob berkata ;
"Saya bukan orang hebat. anda tahu saya tidak punya kaki lagi. Saya hanya menyelesaikan apa yang telah saya mulai. Saya hanya mencapai apa yang telah saya inginkan. Dan kebahagiaan saya dapatkan bukan dari apa yang saya dapatkan. Tapi dari proses untuk mendapatkannya. Selama lomba, fisik saya menurun drastic. Tangan saya sudah hancur berdarah-darah. Tapi rasa sakit di hati saya terjadi bukan karena luka itu. Tapi ketika saya memalingkan wajah saya dari garis finish, jadi saya kembali fokus untuk menatap goal saya. Saya rasa tidak ada orang yang akan gagal dalam lari marathon ini. Tidak masalah anda akan mencapainya dalam berapa lama, asal anda terus berlari. Anda disebut gagal bila anda berhenti. Jadi, janganlah berhenti sebelum tujuan anda telah tercapai”.
Diadaptasi dari Tayangan Guiness Book of World Records/ TV
Rabu, 03 Desember 2008
Lupa dgn potensi diri
Ada apakah gerangan?
Mengapa bisa seperti itu?
....
Kalau kita lupa dengan Allah, maka Allah akan membuat kita lupa dgn diri kita sendiri
....
Bagaimana supaya tidak terulang lagi?
Sabtu, 22 November 2008
Arti sholat
Kamis, 20 November 2008
* SEORANG AYAH *
* SEORANG AYAH *
> Ayahnya, tatkala
> tanpa sengaja dia melihat Ayahnya sedang mengusap
> wajahnya yang mulai berkerut-merut dengan badannya
> yang terbungkuk-bungkuk, disertai suara batuk-batuknya.
>
> Anak gadis itu bertanya pada ayahnya:
> "Ayah, mengapa wajah Ayah kian berkerut-merut dengan
> badan Ayah yang kian hari kian terbungkuk?"
> Demikian pertanyaannya, ketika Ayahnya sedang santai di
> beranda.
>
> Ayahnya menjawab : "Sebab aku Laki-laki." Itulah
> jawaban
> Ayahnya. Anak gadis itu berguman : "Aku tidak
> mengerti."
> Dengan kerut kening karena jawaban Ayahnya membuatnya
> tercenung oleh rasa penasaran. Ayahnya hanya tersenyum,
> lalu
> dibelainya rambut anak gadis nya itu, terus menepuk nepuk
> bahunya,
> kemudian Ayahnya mengatakan :
> "Anakku, kamu memang belum mengerti tentang
> Laki-laki."
> Demikian bisik Ayahnya, membuat anak gadis itu bertambah
> bingung.
>
> Karena penasaran, kemudian anak gadis itu menghampiri
> Ibunya lalu bertanya :
> "Ibu mengapa wajah ayah menjadi ber kerut-merut
> dan badannya kian hari kian terbungkuk? Dan sepertinya
> Ayah menjadi demikian tanpa ada keluhan dan rasa
> sakit?"
>
> Ibunya menjawab: "Anakku, jika seorang Laki-laki yang
> benar benar bertanggung jawab terhadap keluarga itu memang
> akan demikian."
> Hanya itu jawaban Sang Bunda.
>
> Anak gadis itupun kemudian tumbuh menjadi dewasa,
> tetapi dia tetap saja penasaran.
> Hingga pada suatu malam, anak gadis itu bermimpi. Di
> dalam mimpi itu seolah-olah dia mendengar suara yang sangat
> lembut, namun jelas sekali.
>
> Dan kata-kata yang terdengar dengan jelas itu ternyata
> suatu
> rangkaian kalimat sebagai jawaban rasa penasarannya
> selama ini.
>
> "Saat Ku-ciptakan Laki-laki, Aku membuatnya sebagai
> pemimpin keluarga serta sebagai tiang penyangga dari
> bangunan
> keluarga, dia senantiasa akan menahan setiap ujungnya, agar
> keluarganya merasa aman teduh dan terlindungi. "
>
> "Ku-ciptakan bahunya yang kekar & berotot untuk
> membanting tulang menghidupi seluruh keluarganya. Dan
> kegagahannya
> harus cukup kuat pula untuk melindungi seluruh keluarganya.
> "
>
> "Ku-berikan kemauan padanya agar selalu berusaha
> mencari
> sesuap nasi yang berasal dari tetesan keringatnya sendiri
> yang halal
> dan bersih, agar keluarganya tidak terlantar, walaupun
> seringkali dia mendapatkan cercaan dari anak-anaknya.
> "
>
> "Kuberikan Keperkasaan & mental baja yang akan
> membuat dirinya pantang
> menyerah, demi keluarganya dia
> merelakan kulitnya tersengat panasnya matahari, demi
> keluarganya dia
> merelakan badannya basah kuyup kedinginan karena tersiram
> hujan dan
> hembusan angin, dia relakan tenaga perkasanya terkuras demi
> keluarganya & yang selalu
> dia ingat, adalah disaat semua orang menanti kedatangannya
> dengan
> mengharapkan hasil dari jerih payahnya."
>
> "Ku berikan kesabaran, ketekunan serta keuletan yang
> akan
> membuat dirinya selalu berusaha merawat & membimbing
> keluarganya tanpa adanya keluh kesah, walaupun disetiap
> perjalanan
> hidupnya keletihan dan kesakitan kerap kali menyerangnya.
> "
>
> "Ku berikan perasaan keras dan gigih untuk berusaha
> berjuang
> demi mencintai & mengasihi keluarganya, didalam kondisi
> & situasi
> apapun juga, walaupun tidaklah jarang anak-anaknya
> melukai perasaannya & melukai hatinya.
>
> Padahal perasaannya itu pula yang telah memberikan
> perlindungan rasa
> aman pada saat dimana anak-anaknya tertidur lelap.
> Serta sentuhan perasaannya itulah yang memberikan
> kenyamanan bila saat dia sedang menepuk-nepuk bahu
> anak-anaknya agar selalu saling menyayangi & mengasihi
> sesama saudara."
>
> "Ku-berikan kebijaksanaan & kemampuan padanya
> untuk
> memberikan pengetahuan padanya untuk memberikan
> penyadaran, bahwa Istri yang baik adalah Istri yang
> setia terhadap suaminya, Istri yang baik adalah Istri yang
> senantiasa
> menemani & bersama-sama menghadapi perjalanan hidup
> baik suka maupun
> duka, walaupun seringkali
> kebijaksanaannya itu akan menguji setiap kesetiaan yang
> diberikan
> kepada Istri, agar tetap berdiri, bertahan,
> sejajar & saling melengkapi serta saling
> menyayangi."
>
> "Ku-berikan kerutan diwajahnya agar menjadi bukti
> bahwa Laki-
> laki itu senantiasa berusaha sekuat daya pikirnya untuk
> mencari &
> menemukan cara agar keluarganya bisa hidup di dalam
> keluarga bahagia & badannya tang terbungkuk agar dapat
> membuktikan,
> bahwa sebagai laki-laki yang bertanggungjawab terhadap
> seluruh
> keluarganya, senantiasa berusaha mencurahkan sekuat tenaga
> serta
> segenap perasaannya, kekuatannya, keuletannya demi
> kelangsungan hidup
> keluarganya. "
>
> "Ku-berikan kepada Laki-laki tanggung jawab penuh
> sebagai
> pemimpin keluarga, sebagai tiang penyangga, agar dapat
> dipergunakan dengan sebaik-baiknya dan hanya inilah
> kelebihan yang
> dimiliki oleh laki-laki, walaupun sebenarnya tanggung jawab
> ini adalah
> Amanah di Dunia & Akhirat."
>
> Terbangun anak gadis itu, dan segera dia berlari, berlutut
> & berdoa hingga menjelang subuh. Setelah itu dia
> hampiri bilik
> Ayahnya yang sedang berdoa, ketika Ayahnya berdiri anak
> gadis itu
> merengkuh dan mencium tangan Ayahnya.
>
> "AKU BISA MERASAKAN BEBANMU, AYAH."
>
> Dunia ini memiliki banyak keajaiban, segala ciptaan Tuhan
> yang
> begitu agung, tetapi tak satu pun yang dapat menandingi
> keindahan
> tangan Ayah...
>
> With Love to All Father
>
Minggu, 01 Juni 2008
Metu ko kerjo Nda
Cihuiiii............... Tak menake awak sik
Lha bar kwi tanggung jawabe nunggu Nda
Siap-siap START lan langsung mlayu sak banter-bantere.
Mugo-mugo dalane ra kliru neh, banter ning salah dalan kan yo muk diguyu pithik no Nda
Bismillahirrahmanirrahiim
Allahu Akbar
Agung@Solo